Basmi Nyamuk Terkedala Alat

Basmi Nyamuk Terkedala Alat

Image Source: http://az616578.vo.msecnd.net/files/2016/07/09/636036768713271923840093879_humanity.jpg

Basmi Nyamuk Terkedala Alat

Dinkes Anggap Fogging Jadi Pilihan Terakhir

KEPANJEN – Pemkab Malang sudah menyatakan perang terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun, psywar yang sudah digencarkan sejak bulan Agustus itu masih terganjal peralatan. Meski memiliki banyak alat fogging, namun penggunannya dianggap belum optimal membrantas nyamuk.

Hingga saat ini, Dinkes Kabupaten Malang memiliki alat fogging sejumlah 54 unit dan tersebar di 39 puskesmas. Ada juga alat lain yang cukup efektif, yakni ULV (Ultra Low Volume). Namun sayangnya, peralatan yang menjadi andalan Dinkes Kabupaten Malang tersebut baru punya satu unit saja. "Padahal, ULV ini sangat cocok untuk menjangkau kompleks perumahan padat penduduk," terang Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular, Dinkes Kabupaten Malang, Lulus Condro.

Ia menjelaskan, untuk mengoperasikan ULV memang harus dibantu kendaraan roda empat. Namun keunggulan ULV adalah langsung menyemprotkan obat dalam bentuk kabut, bukan asap seperti pada alat fogging. Hal itu karena semprotan ULV dilakukan dengan bahan dasar air. Apalagi rentang jangkauan semprot alat ini bisa mencapai 7 hingga 8 meter. "Kami sudah usulkan ke pusat untuk tambahan alat ULV ini. Saat ini masih menunggu jawaban selanjutnya," katanya.

Sementara untuk mesin fogging, lanjut dia, menjadi opsi terakhir yang akan diputuskan pihaknya untuk dijadikan alat pembasmian nyamuk aedes aegepty. "Kenapa menjadi pilihan terakhir, karena penggunaan fogging selain tak cukup efektif, asap yang dikeluarkan cukup berbahaya," bebernya. Sebab efek pembakaran sehingga alat bisa menyeprotkan asap banyak mengandung banyak polutan atau zat pencemar. "Dalam asap kan mengandung bahan kimia terutama pestisida yang dibakar. Kami (dinkes) berusaha untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia," jelasnya.

Laman: Laman 1, Laman 2 Diposkan pada 27 November 2015 Kategori HeadlineTag foging, kabupaten malang, Kepanjen, Malang, NU, Pemkab, pemkab malang, penyuluhan, perumahan, Singosari
Navigasi pos

Sebelumnya : Ruang Khusus untuk Kreasi Siswa
Selanjutnya : Mantan Dubes Paraguay Jajaki Kota Batu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *